Jadikan Teman kehidupan
Tugas menumpuk. Masalah silih berdatangan. Mimpi yang belum terealisasikan. Dan berbagai hal laim yang membuat kita seakan akan kehilangan kontrol terhadap diri atau dikatakan stres.
Ia dengan kehidupan yang terus berjalan setiap harinya tentu akan banyak hal baru yang berdatangan. Hal-hal yang nantinya akan menguji mental dan pikiran kita. Sebenarnya itu hal Lazim bagi kita sebagai manusia, karena pada kodrat nya kita memang memerlukan hal tersebut untuk membuat kita berusaha menjadi manusia yang seutuhnya, Manusia dengan akal dan budi pekerti.
Setiap tingkatan usia tentunya akan memiliki masalahnya masing-masing, dimana dengan masalah-masalah tersebut akan membuat setiap orang akan dewasa, Dapat memecahkan dan mencari solusinya sendiri.
Pendewasaan tersebut akan terus berlanjut meski kita sudah beranjak dewasa, karena manusia memang harus terus belajar dan belajar untuk memaknai hidupnya. Orang tua pun tidak akan luput dari permasalahan, bahkan semakin dewasa tingkat masalah yang akan kita Hadapi akan semakin berat. Hal ini tentunya adalah bagian dari cobaan-cobaan yang diberikan oleh Allah kepada kita, sebagai ujian agar kita menjadi umatnya yang tawakal.
Untuk itu, dengan semua permasalan kehidupan tersebut kita harus bisa saling memotivasi dan membantu satu sama lain, sesama teman, sesama keluarga, sesama manusia. Membantu agar permasalahan yang dihadapo oleh setiap orang bisa terselesaikan. Dengan begitu maka tingkat kebersamaan dan kekeluargaan akan semakin erat.
Tidak sedikit juga bukan kasus-kasus bunuh diri yang terjadi. Hal itu pastinya di akibatkan oleh seseorang yang mengalami suatu permasalahan dan tidak ada orang lain yang mencoba memotivasi dan membantu menyelesaikanya. Sehingga dia mengalami depresi, sendirian. Dia akhirnya merasa tidak berguna dan mengakhiri hidupnya, sungguh sangat miris sekali.
Nah, sebagai makhluk sosial kita harus saling membantu dalam hal apapun termasuk memecahkan suatu masalah. Apalagi dijaman sekarang ini dengan kecanggihan teknologi kita bisa saling mencurahkan perasaan kepada teman atau keluarga dalam jarak yang jauh, sehingga kita tidak akan merasa sendirian saat dirundung masalah.
Dan saat kita sendiri yang mendapatkan masalah, jangan pernah goyah dan merasa menyerah. Justru sebaliknya hadapi hal tersebut dengan tangguh dan tegar. Jadikan hal itu sebagai pendewasaan diri, sebagai bagian dari proses kita menjadi manusia yang seutuhnya. biarkan masalah itu menggerayangi, jalani, rasakan, resapi dan nikmati hingga suatu hari kita semakin terbiasa.
Ia dengan kehidupan yang terus berjalan setiap harinya tentu akan banyak hal baru yang berdatangan. Hal-hal yang nantinya akan menguji mental dan pikiran kita. Sebenarnya itu hal Lazim bagi kita sebagai manusia, karena pada kodrat nya kita memang memerlukan hal tersebut untuk membuat kita berusaha menjadi manusia yang seutuhnya, Manusia dengan akal dan budi pekerti.
Setiap tingkatan usia tentunya akan memiliki masalahnya masing-masing, dimana dengan masalah-masalah tersebut akan membuat setiap orang akan dewasa, Dapat memecahkan dan mencari solusinya sendiri.
Pendewasaan tersebut akan terus berlanjut meski kita sudah beranjak dewasa, karena manusia memang harus terus belajar dan belajar untuk memaknai hidupnya. Orang tua pun tidak akan luput dari permasalahan, bahkan semakin dewasa tingkat masalah yang akan kita Hadapi akan semakin berat. Hal ini tentunya adalah bagian dari cobaan-cobaan yang diberikan oleh Allah kepada kita, sebagai ujian agar kita menjadi umatnya yang tawakal.
Untuk itu, dengan semua permasalan kehidupan tersebut kita harus bisa saling memotivasi dan membantu satu sama lain, sesama teman, sesama keluarga, sesama manusia. Membantu agar permasalahan yang dihadapo oleh setiap orang bisa terselesaikan. Dengan begitu maka tingkat kebersamaan dan kekeluargaan akan semakin erat.
Tidak sedikit juga bukan kasus-kasus bunuh diri yang terjadi. Hal itu pastinya di akibatkan oleh seseorang yang mengalami suatu permasalahan dan tidak ada orang lain yang mencoba memotivasi dan membantu menyelesaikanya. Sehingga dia mengalami depresi, sendirian. Dia akhirnya merasa tidak berguna dan mengakhiri hidupnya, sungguh sangat miris sekali.
Nah, sebagai makhluk sosial kita harus saling membantu dalam hal apapun termasuk memecahkan suatu masalah. Apalagi dijaman sekarang ini dengan kecanggihan teknologi kita bisa saling mencurahkan perasaan kepada teman atau keluarga dalam jarak yang jauh, sehingga kita tidak akan merasa sendirian saat dirundung masalah.
Dan saat kita sendiri yang mendapatkan masalah, jangan pernah goyah dan merasa menyerah. Justru sebaliknya hadapi hal tersebut dengan tangguh dan tegar. Jadikan hal itu sebagai pendewasaan diri, sebagai bagian dari proses kita menjadi manusia yang seutuhnya. biarkan masalah itu menggerayangi, jalani, rasakan, resapi dan nikmati hingga suatu hari kita semakin terbiasa.
Seiring berjalannya waktu, masalah silih berganti menguji lalu memaksa diri berubah menjadi lebih baik. Siap kang hatur nuhun
BalasHapusBeruntung lah ketika kita mampu memaknai dan menjadikan sebuah masalah sebagai bentuk pendewasaa diri.
BalasHapusSukses kang....
Masalah lah yang mendewasakan kita...
BalasHapus