Terasa Biasa karena memang biasa

Kamu pernah menilai sesuatu itu sangat wow sekali atau sangat menakjubkan?
Kamu pernah mengalami juga ingin menjadi seseorang yang kamu idolakan karena menurutmu dia sangat luar biasa?

Aku pernah merasakan hal tersebut. Saat itu, saat aku begitu menginginkan menjadi seorang mahasiswa. Dan setelah cerita serts perjuangan yang sangat panjang akhirnya aku bisa merealisasikan mimpi yang benar-benar aku harapkan.

Saat itu, dimna aku mendapat kabar bahagia bahwa aku lulus dalam jalur beasiswa disebuah perguruan tinggi swasta akhirnya aku bisa merealisasikan mimpi menjadi seorang mahasiswa.

Aku meminta diri kepada ibuku apakah beliau mengizinkan atau tidak. Dan ternyata beliau sangat mendukung akan hal tersebut.

Akupun hengkang dari pekerjaanku dan beralih pergi ke kota lain dibagian bumi ini. Aku pergi ke kota Sukabumi tempat dimana terdapat kampus yang akan menjadi kampus ku kelak. Tempat yang akan menjadi bagian dari kisah perjalanan mahasiswaku.

Pada hari pertama kedatanganku untuk menservei kampus. Aku menepi dari jalanan dengan guru SMAku menggunakan sepeda motor. Disana, disebrang diriku yang berdiri disisi jalan terdapat sebuah bangunan. Bangunan yang merealisasikan mimpiku, bangunan jembatan asaku. Kampusku.

Aku berdiri, menatap lekat ke arah bangunan tersebut. Hatiku terpesona dan terpana. Mataku menangkap beberapa sosok orang-orang yang sedang duduk dan bercengkrama disana. Itukan para Mahasiswa? Gumamku waktu itu. Melihat mereka yang sedang bercengkrama sangat  memikit hatiku lagi. Mereka begitu keren, ganteng serta cantik. Aku langsung merasa tidak sabar ingin segera memulai kisahku menjadi seorang mahasiswa. Entah kenapa hanya dengan melihat para mahasiswa itu hatiku semakin kuat dan yakin bahwa menjadi seorang mahasiswa akan memberi pengaruh yang sangat besar kepadaku.


Hingga waktu terus berjalan. Tingkat satu perkuliahan sudah aku lewati. Dan yang kurasakan hanyalah kebingungan. Kebingungan akan perasaanku sendiri. Setelah menjadi mahasiswa entah kenapa tidak ada hal WAH dan WOW yang menghiasi, semua terasa biasa dan apa adanya.

Maksudku adalah bahwa aku tidak merasakan perasaan saat aku pertama melihat para mahasiswa bercengkrama di depan kampus. Perasaan yang bisa aku definisikan sebagai kekaguman yang luar biasa. Dan itu tidak aku dapatkan sekarang, saat setelah menjadi mahasiswa. Aku merasa semua nya biasa dan tidak ada yang begitu WOW dan WAH. Semua terasa mengalir begitu saja.

Apakah kamu pernah merasakan hal yang seperti aku rasakan?

Komentar

  1. Wow atau wah nya sesuatu tergantung cara kita memandangnya. Tapi yang jelas jangan karena merasa biasa kita lupa bersyukur. Ketika kita mulai dirayapi rasa biasa dan bosan jangan sampai membuat malas kuliah. Kita kembali lagi ke titik awal mengingat perjuangan yang dulu kita anggap wow itu sekarang masih wow bagi orang-ornag yang belum bisa kuliah seperti kita ☺️😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya teh... harus terus semangattt💪 bersyukur paling utama

      Hapus
  2. Keren kisah prjalanannya, aku ga semenarik itu eung ceritanya

    BalasHapus

Posting Komentar